Berita

Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Kementerian Pariwisata. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Menpar Klaim Kinerja 2025 Lampaui Target Pemerintah

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 13:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA



RMOL. Sektor pariwisata Indonesia mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025, dengan capaian yang melampaui sejumlah target pemerintah. 

Mengacu data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber relevan lainnya, pertumbuhan kunjungan wisatawan, pergerakan wisatawan Nusantara, devisa pariwisata, hingga investasi menunjukkan tren yang menguat secara konsisten.


“Sepanjang tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta kunjungan, melampaui target nasional sebesar 14-15 juta kunjungan dan tumbuh 10,80 persen dibandingkan tahun 2024," kata  Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Mayoritas kunjungan berasal darinegara-negara pasar utama Indonesia, dengan tiga pintu masuk terbesar, yakni Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau.

Di sisi domestik, lanjut Widiyanti, pergerakan wisatawan Nusantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dengan total 1,20 miliar perjalanan, tumbuh 17,55 persen secara tahunan. 

Dari aspek kualitas belanja, rerata pengeluaran wisatawan mancanegara atau Average Spending per Arrival (ASPA) tercatat sebesar 1.267 dolar AS, lebih tinggi dari target yang ditetapkan Pemerintah. 

Sejalan itu, devisa pariwisata tahun 2025 diproyeksikan mencapai 18,91 miliar dolar AS atau setara Rp317,4 triliun, tumbuh 13,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan rujukan Bank Indonesia.

Capaian positif pariwisata juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja. Sektor pariwisata saat ini menyerap sekitar 25,9 juta tenaga kerja, dengan mayoritas usaha pariwisata merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah(UMKM) yang berkontribusi langsung pada perputaran ekonomi daerah.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya