Berita

Dubes RI di Madrid Muhammad Najib (Foto: Tangkapan Layar YouTube)

Dunia

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 12:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dubes Besar RI di Madrid Muhammad Najib menilai dunia saat ini telah memasuki era realisme yang ditandai dengan meningkatnya persaingan, ketidakpastian, serta melemahnya peran lembaga multilateral. 

Dalam situasi tersebut, Najib menegaskan pentingnya persatuan nasional agar Indonesia mampu menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Hal itu disampaikan Najib melalui unggahan video di kanal YouTube Wisma RI Madrid, seperti dilihat Rabu, 4 Januari 2026. 


Dalam video tersebut, ia menyampaikan aktivitasnya menghadiri sebuah forum bergengsi di Madrid. 

“Saat ini saya berada di Hotel Grand Melia Madrid untuk menghadiri sebuah seminar yang diadakan oleh sebuah majalah yang sangat bergensi dikalangan para diplomat, juga di kalangan para pengusaha dan para cendekiawan di perguruan tinggi,” ujarnya..

Menurut Najib, diskusi-diskusi semacam itu marak dilakukan di Madrid sebagai respons atas perubahan global yang bergerak cepat dan kerap mengejutkan. 

Forum tersebut menjadi ruang bagi pengusaha, politisi, dan pemikir perguruan tinggi untuk mencari cara menyikapi berbagai persoalan agar masa depan bangsa-bangsa Eropa tetap maju dan makmur.

Ia menambahkan, dalam berbagai kesempatan dirinya selalu menekankan bahwa dunia kini berada dalam fase transisi dan transformasi global, terutama di bidang teknologi. 

“Seperti tema hari ini lebih banyak menyinggung masalah Artificial Intelligence atau AI, juga teknologi digital secara keseluruhan seperti internet dan lain sebagainya. Nah, situasi ini harus dilihat dengan kacamata positif,” ujarnya, sembari menegaskan bahwa persaingan antarnegara tidak terhindarkan.

Namun demikian, Najib menilai era transformasi juga menyimpan peluang besar jika disikapi dengan perspektif positif dan kolaboratif. 

Menurutnya, kerja sama antarpelaku usaha dan antarnegara menjadi kunci agar masing-masing dapat mengambil manfaat sekaligus tetap memperjuangkan kepentingan nasional.

Dalam penutup pesannya, Najib mengajak seluruh elemen bangsa di Tanah Air untuk bersatu menghadapi realitas global yang sarat ketidakpastian dan unilateralisme.

“Karena itu sekali lagi saya mengajak mari kita bersatu menghadapi situasi ini. Kalau bersatu saja kita belum tentu bisa mengatasi berbagai masalah yang kita hadapi, apalagi bercerai berai,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya