Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 akan mencapai 5,45 persen.

Hal tersebut disampaikan Purbaya menjelang pengumuman resmi realisasi pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan pada Kamis 5 Febuari 2026.

"Kalau angka saya segitu-segitu saja, 5,45 persen kan. Kuartal IV doang," kata Purbaya di Shangri La Hotel, Jakarta, Selasa 3 Febuari 2026.


Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 atau full year diprediksi di kisaran 5,1 persen, atau tidak mencapai target pemerintah yang dipatok dalam APBN 2025, yakni sebesar 5,2 persen

“Akan mendekati 5,2 persen atau 5,1 persen. Segitulah. Ada kemungkinan (di bawah target APBN 2025),” kata Purbaya.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa proyeksi tersebut belum tentu sesuai dengan realisasi yang akan diumumkan BPS. 

Ia menekankan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri proses perhitungan pertumbuhan ekonomi.

"Kita lihat saja, saya enggak tahu angka yang keluar kan, kalau tebakan saya sih 5,2 persen (full year), tapi kan kita enggak tahu, nanti salah lagi, jadi saya enggak intervensi BPS, saya enggak tahu," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya