Berita

Rekaman CCTV soal dugaan rekayasa berita acara pemeriksaan (BAP) di Polsek Cilandak. (Foto: Istimewa)

Presisi

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 11:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepolisian sudah memeriksa dua penyidik Polsek Cilandak dan CCTV ruangan terkait dugaan rekayasa berita acara pemeriksaan (BAP) kasus penganiayaan menjadi kasus narkoba. Potongan video dugaan rekayasa BAP ini viral di media sosial.

"Tidak ada berita acara itu dibolak-balik. Jadi sudah kesepakatan satu sisi, satu sisi, dan ini semua adalah perkara tentang perkara penganiayaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Selasa 3 Februari 2026.

Munculnya dugaan rekayasa BAP, bermula saat 
IP alias R melaporkan DA, istrinya dalam kasus dugaan penganiayaan.

IP alias R melaporkan DA, istrinya dalam kasus dugaan penganiayaan.

Setelah itu, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa IP.

Saat dilakukan interogasi dan keterangannya dituangkan dalam BAP, penyidik menggunakan kertas bekas yang di balik kertas tersebut berisikan soal kasus narkotika milik orang lain.

Budi menyebut hal ini untuk mempermudah jika ada koreksi sebelum BAP itu tuntas. Saat itu, menurutnya, IP juga telah mengetahui dan menyetujuinya.

"Dari penyampaian penyidik ini sudah disepakati oleh saudara IP,” kata Budi.

Pernyataan Budi diperkuat oleh rekaman CCTV di Polsek Cilandak yang sudah diselidiki dan disita oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya.

“Kita sama-sama melihat bahwa tidak ada editing, tidak ada rekayasa terhadap CCTV ini," kata Budi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya