Berita

Mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi. (Foto: Istimewa)

Hukum

Jokowi Semestinya Tawarkan Diri Hadir di Pengadilan

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 10:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di balik kuatnya tradisi hukum yang selama ini membuat presiden maupun mantan presiden dianggap tabu dihadirkan ke pengadilan, sikap kenegarawanan justru dinilai menjadi kunci utama.

Pengamat politik Andi Yusran menilai, jika benar ingin memberi teladan dalam penegakan hukum, mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi seharusnya secara sukarela menawarkan diri untuk hadir di pengadilan, terutama dalam perkara yang menyeret namanya atau lingkaran kekuasaannya.

“Di balik ketabuan peradilan menghadirkan mantan presiden, Jokowi jika nemiliki sikap kenegarawan seharusnya 'menawarkan diri' untuk tampil di pengadilan,” ujar Andi Yusran kepada RMOL, Rabu, 4 Februari 2026.


Menurutnya, sikap negarawan tidak diukur dari apakah seseorang bisa berlindung di balik tradisi hukum, melainkan dari keberaniannya membuka diri terhadap proses hukum demi kepentingan publik.

Andi Yusran menambahkan, kehadiran Jokowi di pengadilan akan menjadi pesan moral yang kuat bahwa tidak ada satu pun warga negara yang berada di atas hukum, termasuk mantan kepala negara.

Terlebih, dalam berbagai kasus hukum yang menyeret pihak-pihak yang pernah berada di lingkar kekuasaan Jokowi, baik mantan pembantu maupun anak buahnya, publik membutuhkan contoh nyata, bukan sekadar pernyataan normatif.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya