Berita

Rocky Gerung. (Foto: YouTube Rocky Gerung Official)

Politik

Rocky Gerung Ingatkan Prinsip Republikanisme sebagai Etos Bernegara

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 03:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik Rocky Gerung mengingatkan bahwa anak bangsa ini harus mengambil keteladanan dari para tokoh bangsa yang memiliki prinsip atau paham Republikanisme.

Dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa malam, 3 Februari 2026, Rocky yang tengah berbicara di salah satu universitas menunjuk foto para tokoh bangsa, di antaranya Jenderal Soedirman, Hoegeng Imam Santoso dan Sutan Sjahrir.

“Mendiskusikan republik harus minta izin pada Soedirman, minta ijzn pada Hoegeng, minta izin pada Sjahrir (sambil menunjuk foto ketiga tokoh). Kenapa foto ini bukan Prabowo, Purbaya, dan Rektor UGM? Jadi, sengaja, untuk mengingatkan bahwa republik bukan sekadar bentuk, tetapi etos bernegara. Kita mau coba hidupkan itu,” ucap Rocky


Lanjut dia, etos bernegara Soedirman sudah tidak diragukan lagi. Dengan kondisi sakit sewaktu Agresi Militer Belanda II, Soedirman tetap memimpin gerilya.

Begitu juga Hoegeng dengan sikap kepribadiannya yang sederhana dan memiliki idealisme yang kuat, sehingga membuat dirinya tersingkir dari kekuasaan Orde Baru.  

“Sjahrir memperlihatkan seluruh hidupnya dimaksudkan untuk membenahi yang disebut public sphere, public value. Jadi semua sebetulnya diminta untuk mengingat kembali, bahwa dasar-dasar etos Republikanisme itu sudah diucapkan, dipraktekkan, dan diambil konsekuensi oleh tiga tokoh itu,” jelasnya.

Akademisi yang dikenal kritis ini lantas menyinggung kasus siswa kelas IV SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikaitkan dengan sikap kenegarawanan Presiden Prabowo Subianto.

“Apakah Prabowo punya etos Republikanisme atau anak 10 tahun yang memilih cara rasional untuk bunuh diri? tandasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya