Berita

Anggota Komisi XII DPR Rokhmat Ardiyan. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Bisnis

Legislator Gerindra:

Capaian Investasi 2025 Ciptakan 2,7 Juta Lapangan Pekerjaan

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 23:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Capaian realisasi investasi nasional sepanjang 2025 dinilai melampaui target dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi. 

Sepanjang 2025, total investasi nasional tercatat mencapai Rp1.930 triliun atau melampaui 100 persen dari target yang ditetapkan pemerintah. 

Dalam hal itu, Anggota Komisi XII DPR Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan menyampaikan apresiasinya.


"Capaian investasi ini sangat luar biasa karena berhasil menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan pekerjaan dan tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia," kata Rokhmat kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menambahkan, distribusi investasi tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau wilayah lain seperti Kalimantan dan Sumatera.

Rokhmat juga menyoroti kualitas investasi yang masuk karena mendorong hilirisasi industri, termasuk di sektor pertanian, perumahan, dan energi. Salah satu yang disinggung adalah peran Indonesia Battery Corporation (IBC).

"IBC membangun ekosistem yang sangat baik, mulai dari hilirisasi nikel, produksi baterai, hingga daur ulang baterai bekas, sehingga tidak menimbulkan limbah," ujarnya.

Selain itu, pengembangan panel surya untuk perumahan dinilai sebagai langkah nyata menuju transisi energi hijau dan penguatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Menurut Rokhmat, arah kebijakan investasi tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis daerah. Dengan fondasi tersebut, ia optimistis target investasi 2026 sebesar Rp2.175 triliun dapat tercapai.

"Investasi ini akan menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah," ungkapnya.

Terkait sektor nikel, Rokhmat menegaskan pentingnya pengawasan terhadap impor bahan baku smelter agar kebijakan tetap terkendali dan tidak berdampak negatif pada keuangan negara.

“Komisi XII memastikan pengawasan berjalan dengan baik agar pendapatan negara meningkat,” pungkas Rokhmat.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya