Berita

Presiden Prabowo Subianto berpidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di SICC, Bogor, Senin 2 Februari 2026. (Foto: Humas MenPANRB)

Politik

Prabowo: Indonesia Buktikan Tidak Ada yang Tidak Mungkin

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 20:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia kerap disebut sebagai an impossible nation atau negara yang mustahil bertahan dan bersatu karena memiliki ratusan kelompok etnis, ras, agama, serta bahasa yang beragam.

“Banyak dari luar bangsa kita yang mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang tidak mungkin. Indonesia is an impossible nation. How can so many ethnic groups, races, and religions be united?” tegas Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat dalam Rakornas pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Bogor, Senin kemarin, 2 Februari 2026.  

Namun demikian, Prabowo menegaskan bahwa anggapan tersebut justru terbantahkan oleh realitas Indonesia hari ini.


Di bawah kepemimpinan nasional yang kuat dan berorientasi pada kepentingan rakyat, Indonesia terbukti mampu menjaga persatuan, stabilitas politik, serta keharmonisan sosial di tengah kemajemukan yang menjadi ciri khas bangsa.

Prabowo menegaskan, keberagaman bukan kelemahan melainkan kekuatan strategis nasional. Kemajemukan Indonesia menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam membangun ketahanan nasional, memperkokoh persatuan, serta mempercepat pencapaian cita-cita besar bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Mereka tidak bisa membayangkan bagaimana negara dengan sekian banyak suku bangsa, kelompok etnis, ras, agama besar, dan ratusan bahasa bisa berkumpul, bersatu, dan mengejar cita-cita bersama dalam satu kerangka negara kesatuan. Indonesia membuktikan itu semua,” tegasnya.

Selain keberagaman, kepala daerah di Indonesia punya peran strategis menjadi ujung tombak pemerintahan dalam menjaga persatuan dan menghadirkan keadilan sosial.

“Rakyat kita adalah rakyat yang baik, yang ingin hidup dalam ketenangan dan keharmonisan. Mereka mendambakan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” pungkas Prabowo.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya