Berita

(Tengah) Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

PBNU Setuju Iuran Rp17 Triliun Board of Peace untuk Biayai Pembangunan Gaza

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa iuran keanggotaan Board of Peace (BoP) senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun, merupakan kebutuhan mendasar untuk membiayai agenda pembangunan Gaza. 

Penegasan itu disampaikan pria yang kerap dipanggil Gus Yahya usai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Gua Yahya menjelaskan, BoP tidak hanya berfungsi sebagai forum diplomasi, tetapi juga sebagai instrumen mobilisasi pembiayaan berskala besar bagi Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan. 


“Iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu ya,” ujarnya.

Menurut Yahya, iuran yang dibayarkan para partisipan diarahkan secara langsung untuk mendukung proses pemulihan dan pembangunan Palestina. 

Ia menegaskan, seluruh anggota BoP diminta berkontribusi sebagai bentuk tanggung jawab kolektif terhadap perjuangan kemanusiaan. 

“Sehingga memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu, sehingga para partisipan yang ikut di dalam dewan itu juga diminta untuk beriuran. Itu sebagai iuran untuk, untuk Gaza, untuk pembangunan Palestina,” jelasnya.

Menanggapi kritik publik terkait iuran tersebut, Yahya menyebut para tokoh Islam yang hadir dalam pertemuan telah memperoleh penjelasan utuh dari Presiden Prabowo mengenai dasar pertimbangan kebijakan bergabung dengan BoP. 

Gus Yahya menyebut, paparan Presiden Prabowo membuat seluruh tokoh yang hadir memahami dan dapat menerima langkah strategis yang diambil pemerintah. 

Bahkan, mereka menaruh kepercayaan penuh kepada Presiden untuk memimpin perjuangan membantu Palestina melalui jalur BoP. 

“Dan tadi Presiden menjelaskan secara ekstensif sekali hal-hal yang perlu dipertimbangkan itu, dan saya kira semua yang hadir memahami dan bisa menerima dan bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini kepada Presiden,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya