Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mensos Tanggapi Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 18:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus tragis seorang anak sekolah dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri karena tidak mampu membeli alat tulis. 

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul usai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh Muslim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. 

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah.


“Tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, ya tentu bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Mensos menekankan pentingnya penguatan pendampingan sosial di lapangan, khususnya bagi keluarga miskin dan rentan. Ia juga menyoroti perlunya pembenahan data agar tidak ada warga yang luput dari jangkauan program perlindungan sosial pemerintah.

“Kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita, ya kita harapkan tidak ada yang tidak terdata,” tegasnya.

Korban berinisial YBR (10), siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkeh di kebun milik neneknya, Kamis, 29 Januari 2026.

Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan berbahasa daerah Bajawa yang ditulis korban dan ditujukan kepada ibunya. 

Aparat kepolisian masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk dugaan kekecewaan korban karena tidak dibelikan buku tulis akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya