Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Publika

Rahasia Jokowi Tak Terkalahkan

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 18:12 WIB

HASAN NASBI mengungkap rahasia politik kontestasi seorang Joko Widodo alias Jokowi, dalam Podcast Total Politik, kemarin. 

Jokowi, katanya, penganut Sun Tzu sejati. Kendati Hasan Nasbi sendiri juga tak tahu pasti, apakah Jokowi pembaca Sun Tzu atau tidak?

Kata Hasan Nasbi, Jokowi menang dulu, baru mau ikut berperang. Yakin dulu ia menang, baru ia mau ikut berperang. 


Kalau tak akan menang, maka ia tak akan mau ikut berperang. Beda dengan orang lain, ikut perang, soal menang-kalah urusan belakangan.

Itulah kenapa Jokowi tak pernah kalah saat bertarung dalam politik kontestasi. Baik saat Pilkada, Pilgub, maupun Pilpres. 

Bahkan, saat menyorongkan atau membiarkan anaknya, Gibran Rakabuming Raka, digandeng oleh Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 lalu.

Terlepas dari dugaan kecurangan, keterlibatan aparat, permainan bansos, perubahan syarat pencapresan di MK, dan lain sebagainya. 

Faktanya Gibran tetap menang bersama Prabowo. Menang tebal, bukan tipis. Dugaan, jadi tak beralasan kuat.

Jokowi tak akan "sekonyol" Ahmad Ali yang belum apa-apa sudah mau menyorongkan Gibran sebagai penantang Prabowo. 

Meski peluangnya ada, tapi Jokowi akan menghitung sampai H-1. Makanya ia hanya menegaskan, Prabowo-Gibran dua periode.

Memang, ada juga yang masuk kontestasi modal seadanya, ternyata menang. Pramono Anung melawan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, kira-kira begitu. 

Elektabilitas hanya nol koma, sementara RK telah hampir 50 peesen, ternyata Pramono yang menang.

Atau, saat Anies Baswedan melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub Jakarta 2012. 

Artinya, medan kontestasi itu juga perlu dipelajari. Kasus Pramono bukanlah yang pertama. Anies juga sudah pernah mengalaminya. Bahkan, Jokowi sendiri saat melawan Fauzi Bowo.

Politik kontestasi tentu tak sama persis dengan perang dalam arti yang sebenarnya. Perang dalam arti yang sebenarnya hanya dua kemungkinan saja, kalah atau menang; hidup atau mati. Kadang politik kontestasi, orang ikut memang tak untuk menang.

Artinya, orang ikut bertarung, sudah tahu akan kalah, tapi tetap ikut, karena itu sudah merupakan kemenangan tersendiri. 

Kemenangan itu banyak arti. Apalagi dalam politik kontestasi yang serentak seperti 2029 nanti, di mana syaratnya lebih mudah.

Bisa jadi kalah Pilpres, tapi bisa menang Pileg agak sedikit. Suara partainya bisa bertambah besar. Jadi strategi p4rang Sun Tzu seperti yang dikatakan Hasan Nasbi terhadap Jokowi, tak sepenuhnya bisa berlaku pada 2029 nanti.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya