Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Peran Strategis Seskab Teddy, Pastikan Komunikasi Presiden dan Menteri Lancar

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya belakangan ini semakin sorotan publik. 

Bagi pakar politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, soratan pada Teddy adalah wajar. Terlebih, dalam perannya mengkoordinasikan komunikasi antara Presiden dengan para pembantunya di kabinet.

Ujang memandang kehadiran Teddy merupakan bagian dari pembagian tugas di lingkaran internal kepresidenan demi memastikan instruksi kepala negara sampai dengan tepat sasaran.


"Sejatinya berbagi tugas saja, antara Mensesneg, Seskab dan menteri-menteri lain untuk memastikan jalur komunikasi antara jalur presiden dengan menteri dan masyarakat berjalan dengan baik," ujar Ujang kepada wartawan, Selasa 3 Februari 2026.

Menurut Ujang, publik memiliki sudut pandang yang beragam terhadap gaya kepemimpinan Teddy. Namun, secara fungsi, keterlibatan aktif Teddy dalam membangun koordinasi adalah langkah yang sah dalam mendukung kerja-kerja eksekutif.

Mengingat posisi TEddy yang selalu melekat dengan aktivitas keseharian Presiden, Ujang menekankan pentingnya kualitas komunikasi. Teddy dianggap sebagai tokoh kunci yang menjembatani pesan-pesan Presiden agar tidak terjadi miskomunikasi di level kementerian.

"Tetapi tetap memang harus diperhatikan cara komunikasinya, artinya komunikasinya harus baik. Suka tidak suka dia menjadi penyalur lidah komunikasi presiden dengan para menteri, mungkin publik juga," jelas Ujang.

Meski begitu, Ujang mengingatkan agar koordinasi tersebut tetap sinkron dengan saluran komunikasi yang sudah ada di tiap Kementerian/Lembaga (K/L). 

"Prinsipnya, jika Seskab Teddy itu menjadi jembatan atau bridging jalur komunikasi dan koordinasi untuk kerja-kerja presiden, tentunya itu sah-sah saja," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya