Berita

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DPR)

Politik

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya perputaran uang dari kejahatan keuangan lingkungan atau *Green Financial Crime (GFC) yang mencapai Rp1.700 triliun sejak 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

“Terkait GFC, kami sudah melakukan riset sejak tahun 2020. Data kami menunjukkan perputaran GFC sejak 2020 bukan Rp992 triliun, melainkan Rp1.700 triliun. Angka Rp992 triliun itu hanya yang kami laporkan pada 2025 lalu,” ungkap Ivan.


Ivan menjelaskan, PPATK telah memiliki hasil riset yang komprehensif terkait pola transaksi serta wilayah-wilayah yang rawan terhadap praktik kejahatan keuangan lingkungan di Indonesia.

“Kami sudah memiliki hasil risetnya, termasuk pemetaan GFC di berbagai wilayah, seperti di Sumatra,” jelasnya.

Menurut Ivan, data transaksi keuangan tersebut sejatinya dapat dimanfaatkan sebagai alat deteksi dini (*early warning system*). Pola transaksi mencurigakan di sektor sumber daya alam kerap berkorelasi dengan potensi kerusakan lingkungan hingga bencana alam di suatu wilayah.

“Artinya, hasil riset ini bisa digunakan untuk memprediksi apa yang akan terjadi, khususnya terkait potensi bencana alam. Di dalamnya juga terdapat banyak rekomendasi,” pungkas Ivan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya