Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Teddy Bantah Prabowo ke Luar Negeri Pakai Dua Pesawat Kepresidenan

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 13:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto melakukan perjalanan ke luar negeri dengan menggunakan dua pesawat kenegaraan.  

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026, Teddy menegaskan informasi tersebut tidak benar.

"Jadi ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, enggak ada itu. Ya, itu tidak benar,” tegas Teddy.


Teddy mengungkapkan bahwa sebelum menjabat sebagai Presiden, Prabowo sudah terbiasa menggunakan pesawat milik perusahaan pribadinya untuk perjalanan ke luar negeri. 

Kemudian pada awal masa kepresidenan, Prabowo memang menggunakan satu pesawat tambahan milik TNI Angkatan Udara untuk keperluan pengamanan dan protokoler, tetapi bukan pesawat kepresidenan.

“Dan saat ini sebagai Presiden, bila ke luar negeri, di awal-awal beliau menggunakan pesawat perusahaan pribadi beliau plus satu pesawat TNI AU Boeing 737. Itu pun bukan pesawat kepresidenan,” jelas Teddy.

Menurut Teddy, penggunaan pesawat pendukung tersebut semata-mata untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan. 

“Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kemlu, ada wartawan, dan sebagainya,” kata Teddy.

Teddy menegaskan bahwa dalam setahun terakhir Presiden Prabowo justru hanya menggunakan satu pesawat untuk perjalanan luar negeri jarak jauh.

“Jadi saya mau sampaikan, tidak benar bahwa Bapak Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan kalau ke luar negeri. Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan pesawat satu. Apa itu? Maskapai nasional kebanggaan kita," ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah perangkat kepresidenan yang ikut dalam setiap perjalanan kini semakin dibatasi. 

“Per sekarang, kita perkecil. Yang perlu ikut, ikut, dan rombongan semakin terbatas. Kalau di dalam negeri, ya seperti Anda ikut semua, kita menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan,” pungkas Teddy.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya