Berita

ilustrasi

Bisnis

Investasi Emas Perlu Disikapi Secara Bijak

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lonjakan harga emas di awal bulan kembali menyedot perhatian publik, seiring menguatnya tren masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai aset di tengah ketidakpastian global. 

Harga emas Antam tercatat kembali menyentuh kisaran Rp3 jutaan per gram, didorong meningkatnya permintaan sementara pasokan tetap terbatas.

Menanggapi fenomena tersebut, pebisnis Sandiaga Uno menilai emas memang masih dipandang sebagai salah satu instrumen investasi paling aman di tengah situasi global yang tidak menentu.


“Banyak orang sekarang melirik emas karena dianggap salah satu aset paling aman di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Permintaannya naik, sementara supply terbatas, jadi harganya pun ikut melesat,” ujar Sandiaga lewat akun X miliknya, Selasa, 3 Februari 2026.

Meski demikian, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menempatkan emas sebagai pilihan investasi. Menurutnya, emas memang efektif menjaga nilai kekayaan dari tekanan inflasi, namun memiliki keterbatasan.

“Tapi kita tetap harus bijak. Emas memang bisa membantu menjaga nilai dari inflasi, namun tidak menghasilkan dividen atau bunga,” jelasnya.

Mantan Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu juga menyoroti bahwa dana yang terlalu lama tersimpan dalam bentuk aset pasif berpotensi tidak memberi dampak langsung bagi pergerakan ekonomi.

“Dana yang terlalu lama ‘diam’ juga tidak ikut menggerakkan ekonomi. Jadi pilih investasi yang sesuai kebutuhan dan tujuan keuangan kita,” pungkasnya.

Lonjakan harga emas Antam di awal bulan ini sekaligus mencerminkan meningkatnya sikap hati-hati investor dan masyarakat dalam mengelola aset, di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya