Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran 10 News)

Dunia

Putra Mahkota Norwegia Ditangkap Kasus Rudapaksa

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Putra sulung Putri Mahkota Norwegia, Marius Borg Hoiby, ditangkap polisi akhir pekan ini, tepat menjelang persidangannya di Oslo.

Dikutip dari Associated Press, Selasa 3 Februari 2026, penangkapan yang terjadi pada hari Minggu itu dilakukan terkait serangkaian tuduhan serius yang mencakup pemerkosaan dan berbagai tindak kekerasan, dalam kasus yang telah mencoreng citra keluarga kerajaan Norwegia. Polisi menyatakan penahanan dilakukan karena adanya risiko pengulangan tindak kejahatan.

Dalam pernyataan resmi, polisi menyebut Hoiby didakwa atas penyerangan, pengancaman dengan senjata tajam, serta pelanggaran perintah penahanan. Aparat meminta agar ia ditahan selama empat minggu. Hingga berita ini diturunkan, pengacara Hoiby belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar.


Jaksa mengajukan 38 dakwaan, termasuk empat dugaan pemerkosaan yang terjadi antara 2018 hingga November 2024. Selain itu, Hoiby juga dituduh melakukan kekerasan dan ancaman terhadap mantan pasangan antara 2022 dan 2023, dua tindakan kekerasan terhadap pasangan berikutnya, pelanggaran perintah penahanan, ancaman pembunuhan, pelanggaran lalu lintas, serta pengangkutan sekitar 3,5 kilogram ganja.

Hoiby sebenarnya telah berada dalam pengawasan sejak berulang kali ditangkap pada 2024, namun sebelumnya tetap dibebaskan sambil menunggu persidangan. Ia merupakan anak Putri Mahkota Mette-Marit dari hubungan sebelumnya dan anak tiri Putra Mahkota Haakon. Meski dekat dengan keluarga kerajaan, Hoiby tidak memiliki gelar kerajaan maupun tugas resmi kenegaraan.

Tim pembela menyatakan bahwa Hoiby “menyangkal semua tuduhan pelecehan seksual, serta sebagian besar tuduhan terkait kekerasan.” 

Sementara itu, Putra Mahkota Haakon menegaskan bahwa ia dan Mette-Marit tidak akan menghadiri persidangan dan memilih tidak memberikan komentar selama proses hukum berlangsung. Ia menekankan bahwa Hoiby bukan bagian dari keluarga kerajaan dan memiliki kedudukan hukum yang sama dengan warga negara Norwegia lainnya.

Kasus ini muncul di saat yang sensitif bagi keluarga kerajaan, karena Putri Mahkota Mette-Marit juga tengah disorot terkait hubungannya di masa lalu dengan Jeffrey Epstein. Dokumen arsip Epstein yang baru dirilis menyebut Mette-Marit beberapa kali, termasuk konfirmasi bahwa ia pernah meminjam properti milik Epstein di Palm Beach pada 2013 melalui seorang teman bersama.

Dalam pernyataan tertulis, Mette-Marit mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan mendalam. “Saya harus bertanggung jawab karena tidak menyelidiki latar belakang Epstein secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

“Saya menunjukkan penilaian yang buruk dan menyesal telah melakukan kontak apa pun dengan Epstein. Ini sungguh memalukan," tambahnya, seraya menyampaikan simpati dan solidaritas kepada para korban pelecehan Epstein.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya