Berita

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka. (Foto: Dok. Pemprov Sultra)

Politik

Sesuai Arahan Presiden, Gubernur Sultra Siap Tertibkan Baliho hingga Kabel

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto direspons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra).

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka mengaku akan memerintahkan jajarannya untuk bersurat ke pengusaha-pengusaha di wilayahnya untuk segera melakukan penertiban lingkungan.

“Kita mendukung penuh Gerakan Indonesia Asri yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo. Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat di Sultra menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan kita, termasuk baliho, spanduk, dan kabel-kabel untuk ditertibkan,” kata Gubernur di sela rapat koordinasi nasional (Rakornas) bersama Presiden Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026. 


Gubernur menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret meminta jajarannya agar pemilik spanduk, baliho, kabel-kabel listrik dan internet dapat segera ditertibkan.

"Kami juga akan melakukan koordinasi dengan bupati/walikota se-Sultra untuk mengakselerasi suksesnya Gerakan Indonesia Asri," tutupnya.

Presiden Prabowo berencana meluncurkan Gerakan Indonesia Asri dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC hari ini.

Salah satu yang menjadi perhatian khusus presiden adalah lingkungan yang banyak dihiasi spanduk dan baliho sehingga mengurangi keindahan. Selain itu, kabel-kabel listrik, telepon dan jaringan internet juga membuat lingkungan terlihat semrawut.
 
“Saya meminta kepada pemerintah tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk terlalu banyak. Turis datang tidak mau liat spanduk,” tegas Presiden Prabowo.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya