Berita

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Ancam Eks Bos BUMN, Prabowo: Siap-siap Kau Dipanggil Kejaksaan

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto melontarkan ancaman tegas kepada para mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan aset negara di masa lalu. 

Pernyataan keras itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam forum tersebut, Prabowo mengungkapkan pemerintah telah membentuk Danantara untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan ekonomi negara dalam satu manajemen terpusat dengan nilai aset mencapai 1 triliun dolar AS.


“Kita telah bentuk dana sovereign wealth funds (Danantara). Saya sudah menghimpun semua kekuatan milik negara dalam 1 manajemen dalam satu pengelolaan yang nilainya 1 triliun dolar AS. Lengkapnya 1.040 miliar dolar AS asset under management,” tegas Prabowo.

Ia menyoroti kondisi sebelumnya di mana aset negara terpecah-pecah dalam ribuan perusahaan BUMN, yang menurutnya tidak masuk akal secara manajerial. 

“Tadinya terpecah-pecah dalam 1.040 perusahaan, bayangkan gak? Siapa yg bisa manage 1000 perusahaan? Ini akal akalan,” katanya.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. Ia secara terbuka mengancam akan menyeret para pimpinan BUMN terdahulu ke ranah hukum.

“Pimpinan-pimpinan BUMN terdahulu harus tanggung jawab, siap-siap kau dipanggil kejaksaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga menanggapi ejekan yang kerap diarahkan kepadanya. Ia menegaskan tidak gentar menghadapi tekanan dan hanya takut kepada rakyat dan Tuhan. 

“Karena mereka ngejek prabowo cuma bisa ngomong di podium. Ohya? Tunggu aja di pengadilan saya hanya takut dengan rakyat indonesia dan tuhan yg maha besar,” ucapnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya