Berita

Friderica Widyasari Dewi dan suami Komjen (Purn) Eddy Hartono. (Foto: tribune-medan)

Hukum

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 13:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai pejabat pengganti ketua dan wakil ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) usai ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyedot perhatian. Bukan cuma karena jabatannya yang super strategis tapi juga karena isi kantongnya yang terbilang wow.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diumumkan KPK, Friderica tercatat memiliki harta kekayaan Rp85,34 miliar. Angka itu kontras tajam dengan kekayaan sang suami, Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, yang menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan harta Rp3,56 miliar. Perbandingannya ibarat langit dan bumi.

Frederica terakhir kali menyampaikan LHKPN pada 31 Januari 2025. Sebagian besar kekayaan mantan artis Angling Dharma itu bertumpuk di aset tanah dan bangunan senilai Rp82,89 miliar, tersebar dari Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bogor, Yogyakarta, Badung (Bali), hingga Bekasi. Lokasinya bukan sembarangan, tapi kawasan-kawasan elite yang harganya terus melambung.


Alat dan transporasi mesin, Friderica mencatat kepemilikan Mercedes-Benz sedan senilai Rp700 juta, harta bergerak lain Rp2,35 miliar, serta kas dan setara kas lebih dari Rp1,19 miliar. Meski masih punya utang Rp1,8 miliar, total kekayaannya tetap cukup wah.

Bandingkan dengan sang suami. Eddy Hartono hanya melaporkan satu bidang tanah dan bangunan di Serang senilai Rp1 miliar, motor Vespa tua Rp15 juta, serta kas Rp2,43 miliar. Tak punya saham, tak punya surat berharga. Juga tak punya properti di kawasan elite.

Harta Eddy berdasarkan laporan terakhir tanggal 22 Maret 2025.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya