Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

PSI Belum Tentu Lolos Senayan Meski Didukung Jokowi

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 13:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang siap turun langsung ke daerah-daerah untuk membantu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghadapi Pemilu 2029, akan menjadi ajang pembuktian.  

Menurut Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, pernyataan tersebut berkaitan dengan kepentingan elektoral dan posisi tawar politik Jokowi setelah tak lagi menjadi presiden. 

“Bagi PSI, Jokowi adalah aset simbolik yang bisa membantu mendongkrak elektoral. Figur ini dapat mempercepat pengenalan partai dan membuka akses ke segmen pemilih tertentu,” ujar Arifki kepada wartawan, Senin 2 Februari 2026.


Namun Arifki menegaskan, relasi tersebut tidak bersifat sepihak. Jokowi juga memiliki kepentingan untuk tetap berada dalam orbit politik nasional setelah tidak lagi menjabat presiden. 

“PSI memberi Jokowi kanal politik tanpa harus masuk ke partai besar atau struktur pemerintahan. Ini bentuk relasi yang lazim dalam politik,” kata Arifki.

Menurut Arifki, hubungan saling membutuhkan semacam ini kerap muncul dalam fase pascakekuasaan. Partai membutuhkan figur untuk meningkatkan elektabilitas, sementara figur membutuhkan partai agar tetap relevan secara politik.

Namun, relasi tersebut tidak otomatis menjamin keberhasilan elektoral. Ia mengingatkan bahwa pengalaman pemilu menunjukkan dukungan tokoh besar hanya berfungsi sebagai pengungkit awal. 

Namun hasil akhir tetap sangat ditentukan oleh kerja organisasi partai, kekuatan struktur di tingkat lokal, serta konsistensi agenda dan program yang ditawarkan kepada publik.

“Figur bisa membuka pintu, tetapi yang menentukan apakah pintu itu dilewati atau tidak adalah kerja partai itu sendiri,” pungkas Arifki.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya