Berita

Ilustrasi (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Betah Nangkring di Zona Merah, Sentimen Pergantian Petinggi OJK-BEI Bayangi HSG

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berlanjut pada perdagangan Senin, 2 Februari 2026.

Mengacu pada data RTI Business, hingga pukul 11.00 WIB, IHSG ambles 5,34 persen ke 7.885 dari level pembukaan pagi ini di posisi 8.306.

Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai pelemahan tersebut tak lepas dari sentimen negatif yang membayangi pasar, menyusul pengunduran diri massal empat pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar serta Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.


“Menurut saya, tekanan jual hari ini memang memiliki keterkaitan dengan isu pergantian petinggi di OJK dan BEI, namun pengaruhnya lebih ke aspek psikologis pasar, bukan sebagai faktor utama pelemahan,” ujar Reydi kepada RMOL.

Ia menjelaskan, investor cenderung bersikap lebih hati-hati karena menilai pergantian pimpinan tersebut sebagai fase transisi kebijakan.

“Investor menilai pergantian tersebut sebagai masa transisi kebijakan, sehingga memicu sikap lebih berhati-hati,” lanjutnya.

Meski demikian, Reydi menilai sentimen negatif tersebut berpotensi bersifat sementara dan tidak akan berlangsung lama.

“Sentimen ini mungkin tidak bertahan lama, ruang teknikal rebound akan tetap terbuka, terlebih saham-saham jadi terdiskon karena mengalami penurunan signifikan, diluar dari kinerja perusahannya,” pungkasnya.

Untuk diketahui Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat 30 Januari 2026. Selanjutnya Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara ikut menyampaikan pengunduran dirinya.

Tak lama berseang, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara ikut menyatakan pengunduran diri dari jabatan pada Jumat malam.

Namun, pada Sabtu 31 Januari 2026, Friderica Widyasari ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Kemudian, Hasan Fawzi ikut ditunjuk sebagai ADK Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. 

Sementara itu, Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Direktur Utama sementara BEI menggantikan Iman.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya