Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dokumen RMOL)

Bisnis

Pemerintah Optimistis Stabilitas Pasar Modal Terjaga Selama Masa Transisi

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa aktivitas pasar modal Indonesia akan tetap berjalan normal meskipun tengah berlangsung proses transisi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pernyataan ini disampaikan Airlangga menyusul arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kementerian Keuangan serta jajaran OJK dan BEI untuk memastikan kelancaran operasional bursa dan stabilitas pasar.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan serta jajaran pengurus OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Senin 2 Februari 2026


Pernyataan tersebut merespons dinamika pasar modal yang muncul setelah beberapa pimpinan OJK dan BEI mengundurkan diri pada Jumat 30 Januari 2026. Pengunduran diri ini terjadi bersamaan dengan koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan meningkatnya perhatian lembaga internasional terhadap tata kelola pasar modal Indonesia.

Meski demikian, pemerintah menegaskan stabilitas pasar tetap menjadi prioritas, dan seluruh aktivitas perdagangan saham tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Airlangga menambahkan bahwa tidak akan ada kekosongan kepemimpinan di OJK maupun BEI. Untuk menjaga kelangsungan fungsi kelembagaan, pemerintah akan menunjuk pejabat pelaksana tugas atau pejabat sementara pada posisi strategis yang ditinggalkan.

Saat ini, posisi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK sementara dijabat oleh Friderica Widyasari Dewi. Sementara itu, BEI belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menjadi pejabat sementara menggantikan Direktur Utama BEI, Iman Rachman, yang telah mengundurkan diri.

“Pejabat pelaksana tugas atau PJS itu akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan,” imbuh Airlangga.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengawasan dan aktivitas pasar modal tetap optimal, sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah transisi kepemimpinan.

Lebih jauh, Airlangga menegaskan keyakinannya bahwa pasar modal Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi berbagai dinamika. Menurutnya, sistem yang ada saat ini telah dirancang sesuai standar tata kelola yang baik dan praktik terbaik internasional.

“Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices,” pungkasnya.

Dengan sistem yang kokoh dan dukungan penuh dari pemerintah, Airlangga optimistis pasar modal akan tetap stabil serta mampu mempertahankan kepercayaan investor, baik domestik maupun global.

Pemerintah juga menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar dan memastikan koordinasi antarotoritas berjalan efektif. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar keuangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya