Berita

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan lada Senin, 2 Februari 2026 (Bidhumas Polda Metro Jaya)

Presisi

Lengkapi Surat Kendaraan, Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Libatkan 2.939 Personel

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya mengerahkan 2.939 personel gabungan dalam Operasi Keselamatan Jaya 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Ribuan personel tersebut terdiri atas 1.086 anggota Satgas Polda Metro Jaya, 1.713 personel Satgas Polres jajaran, 80 personel TNI, serta 60 personel dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Dalam pelaksanaannya, petugas diminta tidak secara sengaja mencari kesalahan masyarakat.


“Operasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 2 Februari 2026.

Adapun sasaran operasi meliputi pelanggaran berisiko tinggi, seperti melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peruntukan.

Dekananto juga berpesan kepada seluruh anggota agar penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile, patroli drone Presisi, serta penindakan manual di lapangan.

“Keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya penindakan, melainkan dari kemampuan menekan angka pelanggaran dan korban kecelakaan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya