Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 09:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia kembali terkoreksi pada Senin pagi 2 februari 2026 akibat keperkasaan Dolar AS. 

Investor kini bersikap waspada menanti arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di bawah calon nakhoda baru, Kevin Warsh. 

Meski sempat menyentuh rekor tertinggi pekan lalu, emas spot melandai 1,5 persen ke posisi 4.793,97 Dolar AS per ons seiring menguatnya Greenback.


Dolar yang menguat membuat emas lebih mahal bagi pembeli global, terutama saat pasar mencerna profil Warsh yang dikenal lebih menyukai perampingan neraca bank sentral. Namun, teka-teki mengenai seberapa agresif Warsh akan memangkas bunga atau mendorong "perubahan rezim" di The Fed masih menjadi tanda tanya besar bagi pelaku pasar.

Di sisi lain, data ekonomi AS menunjukkan kenaikan harga produsen paling signifikan dalam lima bulan terakhir pada Desember, yang dipicu oleh dampak tarif impor. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi akan bertahan tinggi, sehingga The Fed berpotensi menahan suku bunga lebih lama. Meski demikian, harapan masih ada; investor tetap memprediksi setidaknya dua kali pemangkasan bunga pada 2026 yang dapat kembali memoles daya tarik logam mulia.

Kondisi berbeda terlihat pada perak spot yang justru melesat 1,6 perseb ke 85,98 Dolar AS per ons setelah pulih dari titik terendahnya. Sementara itu, logam lainnya seperti platinum dan paladium mengikuti jejak emas dengan bergerak di zona merah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya