Berita

Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Syahganda Nainggolan: Prabowo Marah terhadap Kejahatan Goreng Saham

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 01:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mundurnya Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang diikuti sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditengarai akibat kemarahan Presiden Prabowo Subianto melihat praktik goreng saham yang merajalela di pasar bursa Indonesia. 

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan dalam podcast Madilog bersama Darmawan Sepriyossa dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu malam, 1 Februari 2026.
 
“Nah tentu Prabowo marah. Ya makanya di sini kan banyak orang yang kebanyakan goreng-goreng saham. Nah ini kan kelakuan-kelakuan dari pemain pasar kita. Ini yang ingin dikoreksi,” ujar Syahganda.
 

 
Ia mencontohkan praktik goreng saham dalam skandal Subprime Mortgage 2008 yang telah menggoyang perekonomian Amerika Serikat. Menurutnya, hal itu bisa terjadi di Indonesia saat ini.

Sehingga aktivis senior ini menghendaki agar jajaran BEI dan OJK mampu bersikap profesional dan menindak para penggoreng saham yang merugikan perekonomian nasional.

“Sehingga jajaran bursa efek itu harus betul-betul memberikan sanksi. Kalau sekarang ini kan nggak, dia cuma sanksi-sanksi gitu, (langsung) keluar. Nggak ada pidananya untuk orang-orang yang menipu. Orang-orang seperti kita yang baru UMKM pengen cari uang di pasar modal, kita punya produk gelas, misalkan dari pasar modal kan hancur dong. Kasihan kan,” tegasnya.   

“Itu yang saya pikir Prabowo marah dan dia tahu bahwa ini sebuah kejahatan,” pungkas Syahganda. 

Pemerintah sebelumnya juga telah memperingatkan akan menindak tegas praktik manipulative share pricing atau saham gorengan di pasar modal. Manipulasi harga saham dinilai merugikan investor, merusak kepercayaan pasar, serta mengganggu integritas sistem keuangan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat di Kantor Pusat Danantara, Gedung Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Empat pimpinan OJK yang mengundurkan diri adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar; Wakil Ketua Mirza Adityaswara; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi; Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara. Kemudian Dirut BEI Iman Rachman juga mengundurkan diri di waktu hampir bersamaan.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya