Berita

Gelaran acara IPRA 2026 (Foto: Istimewa)

Politik

Transformasi Digital Dorong Perubahan Cara Kerja Public Relations

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 17:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perubahan lanskap komunikasi digital membawa dampak langsung terhadap praktik public relations, terutama dalam mengelola pesan, merespons isu, dan membangun kepercayaan publik.

Hal tersebut mengemuka dalam ajang Indonesia Public Relations Awards (IPRA) 2026 oleh Warta Ekonomi yang digelar di Parle, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. 
 
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak serta-merta mampu menciptakan kepercayaan publik. 


Menurutnya, kepercayaan lahir dari konsistensi, kejujuran, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

“Teknologi bisa memproses data dengan cepat, AI bisa memprediksi perilaku, tetapi ada satu hal yang tidak bisa diciptakan oleh teknologi, yaitu kepercayaan,” kata Fifi.

Ia menilai kerja-kerja humas kerap dilakukan di balik layar, namun memiliki peran krusial dalam menjaga reputasi dan menenangkan situasi di tengah ruang publik yang semakin bising. 

Dalam konteks pemerintahan, komunikasi publik juga dinilai tidak lagi bisa bersifat satu arah, melainkan harus membuka ruang dialog dan interaksi aktif dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Sari Soegondo menyebut derasnya arus informasi digital membuat kepercayaan publik menjadi aset yang semakin bernilai. 

Menurutnya, perubahan lanskap media telah menggeser fungsi PR dari sekadar penyampai pesan menjadi penjaga integritas organisasi.

“Kita hidup di zaman ketika informasi tidak lagi bergerak, ia melaju. Dalam hitungan jam, reputasi yang dibangun bertahun-tahun bisa menguap begitu saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi memungkinkan PR menjangkau audiens yang lebih spesifik dan interaktif. 

Namun, di saat yang sama, misinformasi dan disinformasi juga menjadi tantangan serius yang dapat berdampak langsung pada keberlanjutan bisnis dan kepercayaan publik.

“Publik tidak hanya menilai apa yang disampaikan oleh sebuah organisasi, tetapi juga bagaimana cara menyampaikannya, seberapa konsisten pesannya, dan yang terpenting apakah tindakan organisasi sejalan dengan komunikasinya,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Sari menegaskan bahwa PR tidak boleh dipandang hanya sebagai fungsi komunikasi, melainkan sebagai garda depan dalam menjaga kredibilitas bisnis. 

PR dituntut memastikan setiap informasi yang beredar akurat, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mendorong organisasi untuk bersikap transparan dan responsif terhadap kritik publik.

“Kepercayaan adalah aset yang paling berharga. Nama baik dibangun dengan konsistensi dan komitmen, namun bisa tercoreng hanya dalam sekejap dan tidak mudah untuk dipulihkan kembali,” kata dia.

Mengusung tema Building Trust Through Technology and Transformation, Shaping Credibility and Impact in Public Relations, IPRA 2026 yang diadakan oleh Warta Ekonomi diharapkan tidak hanya memberikan pengakuan atas keunggulan kinerja PR.

Namun juga mendorong lahirnya standar baru dalam pemanfaatan teknologi komunikasi, penerapan etika dan tata kelola informasi, serta penguatan peran PR sebagai penggerak kepercayaan dan daya saing bisnis.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya