Berita

Praktisi hubungan internasional Dinna Prapto Raharja (Foto: Istimewa)

Politik

Gaza dan Ilusi Perdamaian: Membongkar Board of Peace ala Trump

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gagasan Donald Trump untuk membentuk Dewan Perdamaian Gaza terdengar menjanjikan di permukaan. Namun, menurut praktisi hubungan internasional Dinna Prapto Raharja, inisiatif ini justru harus dibaca dengan sangat hati-hati. Dalam dinamika geopolitik global, istilah “perdamaian” kerap dipinjam untuk menutupi kepentingan yang sama sekali berbeda.

Bagi Dinna, kunci utama dalam membaca inisiatif ini adalah tidak 'terjebak narasi'.

“Kalau kita bicara geopolitik, Dewan Perdamaian ini memang bagian dari dinamika global. Yang paling penting adalah kita harus jeli agar tidak terjebak narasi,” tegasnya kepada RMOL, Kamis pagi 29 Januari 2026.


Ia mengajak publik membandingkan dua dokumen penting, Board of Peace yang lahir dari Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 pada November 2025, dan New York Declaration yang disepakati di PBB pada Juli 2025. 

Keduanya, menurut Dinna, memiliki napas yang sama, yakni penguatan jalan menuju solusi dua negara dan pengakuan kedaulatan Palestina.

Namun, ketika istilah Board of Peace diangkat kembali oleh Donald Trump di forum Davos, substansinya berubah drastis.

“Trump membajak istilah Board of Peace. Ia mengambil elemen-elemen dari resolusi PBB untuk kepentingan politiknya sendiri,” ujar Dinna.

Dalam versi Trump, yang bahkan ditegaskan oleh Jared Kushner, pengambilan keputusan tidak lagi berpusat pada two-state solution. Fokusnya justru bergeser ke proyek ekonomi dan pembangunan fisik.

“Arahnya bukan lagi kedaulatan Palestina, tapi pembangunan properti: real estate, hotel mewah, dan proyek ekonomi,” jelasnya.

Karena itulah Dinna menyebut inisiatif ini bukan sebagai Dewan Perdamaian, melainkan 'Board of Property'. 

Kritik ini menjadi semakin tajam jika dibandingkan dengan isi New York Declaration. Dalam deklarasi tersebut, yang ditekankan justru adalah pengakuan kedaulatan Palestina, dukungan kolektif Liga Arab, serta penguatan kapasitas teknokrat Palestina dalam tata kelola pemerintahan dan layanan sipil. Bagi Dinna, inilah fondasi perdamaian yang sesungguhnya, bukan pembangunan fisik tanpa kedaulatan politik.

Melalui pandangannya, Dinna Prapto Raharja mengingatkan bahwa perdamaian tidak bisa dibangun di atas ilusi. Tanpa keadilan, tanpa pengakuan kedaulatan, dan tanpa komitmen pada solusi dua negara, Dewan Perdamaian berisiko hanya menjadi nama indah bagi proyek politik dan ekonomi pihak tertentu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya