Berita

DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Politik

DPW PPP Jabar Tegaskan Muswil Tetap Digelar

RABU, 28 JANUARI 2026 | 23:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri pengurus harian, pimpinan majelis dan pimpinan DPC se-Jawa Barat. Dalam rakor tersebut membahas Musyawarah Wilayah (Muswil) yang telah diagendakan sebelumnya. 

"Hari ini, kita melanjutkan pembahasan agenda Muswil yang sebelumnya sudah dirapatkan," kata Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat, Apip Ifan Permadi melalui keterangannya, Rabu 28 Januari 2026.

Menyoal beredarnya SK DPP yang menetapkan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sebagai Plt. Ketua DPW PPP Jawa Barat oleh Ketua Umum PPP Mardiono, Apip enggan menanggapi secara serius.


"Dalam waktu dekat, tentu panita Muswil akan menghadap untuk mengonfirmasi keabsahan surat tersebut," kata Apip. 

Lebih lanjut, Apip menjelaskan, sebelumnya DPW PPP Jawa Barat telah menerima surat instruksi Muswil Nomor 0027/IN/DPP/XII/2025 tanggal 17 Desember 2025, kemudian DPW meminta agar DPP PPP menunda Muswil dengan mengirimkan surat nomor 596/IN/DPW/XII/2025 tertanggal 19 Desember 2025.

"DPW PPP Jawa Barat meminta menunda Muswil dengan berbagai pertimbangan, di antaranya kondisi kebencanaan di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumut, termasuk beberapa daerah di Jawa Barat dan berbagai pertimbangan lainnya," kata Apip.

Karena tidak ada jawaban, maka pada tanggal 5 Januari 2026 DPW mengirimkan surat kedua yang disepakati oleh pengurus harian DPW, Pimpinan Majelis serta seluruh Pimpinan DPC PPP se-Jawa Barat melalui Rapat Koordinasi pada tanggal 29 Desember 2025. Salah satu poin dalam surat kedua DPW meminta agar DPP sesuai SK Menkum nomor M.HH-15.AH.11.02 Tahun 2025 yang menetapkan enam orang pimpinan DPP PPP  duduk bersama menyelesaikan persoalan-persoalan di tubuh DPP.

"Dalam surat kedua, kami meminta DPP melengkapi struktur kepengurusan partai terlebih dahulu serta menyelaraskan AD/ART Partai. Bahkan Pak Uu sebagai bagian dari PH DPW ikut menyepakati dan menandatangani surat penundaan Muswil tersebut," kata Apip.

Dikatakan Apip, dengan pertimbangan kedua surat yang dikirimkan DPW PPP Jawa Barat tidak ditanggapi oleh DPP serta mengingat masa bhakti kepengurusan DPW Jawa Barat saat ini habis pada tanggal 31 Maret 2029 sesuai SK DPP Nomor 0825/SK/DPP/W/III/2023 maka DPW Jawa Barat memastikan menggelar Muswil.

"Itu telah kami putuskan dalam rapat hari ini, sehinga alasan pengangkatan Plt dikarenakan DPW Jawa Barat tidak mematuhi AD/ART dan tidak bisa melaksanakan Muswil menjadi tidak berdasar," demikian Apip.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya