Berita

Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Serda Heri Purnomo ke rumah penjual es gabus di daerah Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: Penmas Kodim 0501)

Politik

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

RABU, 28 JANUARI 2026 | 19:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kasus viral penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dituduh menjual es berbahan spons dan diduga mendapat perlakuan kasar dari oknum aparat mendapat perhatian DPR.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan pihaknya tengah mencermati kasus tersebut, namun, belum ada urgensi untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). 

"Ya saya sedang cermati, jadi gini, nggak semua masalah kita harus selesaikan di RDPU, ada juga yang bisa by phone aja," kata Habiburokhman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.


Ia mengatakan Komisi III akan mempelajari kasus tersebut sebelum mengambil langkah lanjutan. 

"Saya akan hubungi kepolisian dan kejaksaan terkait lah. Yang jelas kita tidak ingin ada warga negara diperlakukan tidak adil," ujarnya.

Sebelumnya, video Suderajat yang dituduh menjual es berbahan spons viral di media sosial setelah dagangannya dibakar dan diinjak oleh oknum aparat pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Suderajat menegaskan es yang dijualnya merupakan es asli dari pabrik di Depok dan mengaku telah berjualan selama 30 tahun. Akibat kejadian itu, sekitar 150 es kue rusak dan ia mengaku trauma hingga belum kembali berjualan selama tiga hari.

Sementara, hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memastikan seluruh sampel es yang dijual Suderajat aman dan layak dikonsumsi. Pasca-penyelidikan tersebut, anggota TNI dan Polri yang terlibat telah menyampaikan permintaan maaf.

Terpisah, Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Serda Heri Purnomo akhirnya meminta maaf kepada Suderajat, penjual es gabus yang sempat dicurigai mengandung bahan pembuat spons.                    

Peristiwa yang berawal dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dengan seorang pedagang es telah diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan antara pihak-pihak terkait," kata Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf, Ahmad Alam Budiman, Rabu, 28 Januari 2025.

Difasilitasi Dandim, Serda Heri mendatangi rumah Suderajat di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Januari 2026. Serda Heri lantas memeluk Suderajat dan menyampaikan permintaan maaf.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya