Berita

Gedung KPK (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

KPK Ungkap Tingkat Gratifikasi Meningkat di 2025

RABU, 28 JANUARI 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tingkat pelaporan gratifikasi mengalami peningkatan sepanjang 2025.

Hal itu disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

“KPK mencatat gratifikasi sebanyak 1.916 laporan, meningkat di banding tahun sebelumnya,” ungkap Setyo. 


Meski demikian, secara nilai rupiah total laporan gratifikasi justru mengalami penurunan. Dari sebelumnya sebesar Rp7,98 miliar, kini menjadi Rp5,8 miliar.

“Jadi angkanya memang menurun namun secara kuantitas jumlahnya lebih banyak u yang memberikan laporan,” ujar Setyo.

Untuk mengendalikan praktik gratifikasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, KPK terus melakukan berbagai upaya pencegahan. Di antaranya melalui pengendalian gratifikasi dan perbaikan pemahaman, dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi implementasi pengendalian gratifikasi.

Selain itu, KPK juga melakukan perbaikan sistem pelayanan publik serta menyusun peta kerawanan praktik gratifikasi. Kegiatan tersebut dilakukan pada sejumlah sektor, baik di pemerintah daerah maupun sektor non-pemerintah daerah.

Setyo menyebut, KPK telah melakukan kegiatan pada 93 sektor non-pemerintah daerah yang masuk kategori risiko sedang hingga tinggi.

“Berdasarkan pemetaan dengan pendekatan kualitatif dihasilkan peta kerawanan untuk kegiatan pelayanan di sektor-sektor seperti kehutanan, pertambangan, perkebunan, lingkungan hidup, ketenaga listrikan, perdagangan, manajemen SDM, dan perbankan,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya