Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Terus Menguat di Atas 5.000 Dolar AS, Perak Ikut Melonjak

RABU, 28 JANUARI 2026 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas kembali menguat melanjutkan reli tajam setelah untuk pertama kalinya menembus level psikologis 5.000 Dolar AS per ons. 

Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Harga emas spot naik 1,5 persen ke 5.091,17 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa 27 Januari 2026 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. 


Sebelumnya, emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 5.110,50 Dolar AS pada sesi Senin, sebelum ditutup di 5.014,29 Dolar AS, menurut laporan Reuters. 

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari bergerak relatif stabil di kisaran 5.082,60 Dolar AS per ons.

Sepanjang tahun ini, emas telah melonjak sekitar 18 perseb, memperpanjang reli kuat sejak 2025. Kenaikan tersebut ditopang kombinasi ketidakpastian global, ekspektasi penurunan suku bunga AS, serta pembelian agresif oleh bank sentral di tengah tren dedolarisasi.

Di pasar logam lainnya, perak mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang lebih tajam. Harga perak spot melonjak 3,3 persen  menjadi 107,37 Dolar AS per ons, setelah sehari sebelumnya menyentuh rekor 117,69 Dolar AS. Secara year-to-date, harga perak telah melesat lebih dari 50 persen, setelah melonjak 146 persen sepanjang 2025.

Platinum dan paladium justru bergerak berlawanan arah. Harga platinum spot terkoreksi 7,3 persen ke level 2.555,43 Dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh rekor 2.918,80 Dolar AS pada sesi sebelumnya. 

Paladium juga melemah 5,5 persen menjadi 1.873,93 Dolar AS per ons.

Di tengah volatilitas tinggi, aktivitas perdagangan logam melonjak signifikan. COMEX New York Mercantile Exchange mencatat rekor volume harian tertinggi sepanjang sejarah pada 26 Januari, dengan lebih dari 3,33 juta kontrak logam berpindah tangan dalam satu hari.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya