Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Komisi X DPR mendukung penuh gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ingin agar setiap sekolah baru di Indonesia dilengkapi dengan lapangan sepak bola.
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter, kesehatan, serta pembinaan olahraga sejak usia dini.
“Komisi X memandang gagasan Presiden ini sangat visioner. Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembinaan fisik, disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Kehadiran lapangan sepak bola di setiap sekolah baru akan membuka akses olahraga yang lebih merata bagi anak-anak Indonesia,” ujar Lalu Hadrian kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2027.
Menurut Lalu Hadrian, inisiatif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pendidikan jasmani, pengembangan bakat olahraga, serta pembinaan atlet sejak bangku sekolah.
Gagasan tersebut juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, yang menekankan penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini melalui ekosistem pendidikan.
“Kita sering kekurangan ruang bermain dan berlatih yang layak. Jika sejak awal pembangunan sekolah sudah terintegrasi dengan fasilitas olahraga, maka pembinaan talenta akan jauh lebih sistematis dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, Komisi X DPR siap mendorong agar kebijakan ini dapat dituangkan dalam perencanaan pendidikan nasional dan sinkron dengan kebijakan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah.
Menurutnya, sudah sejak lama Komisi X DPR mempertanyakan kelanjutan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional tersebut.
“Tentu pelaksanaannya perlu dirancang matang, disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan daerah, namun semangatnya harus kita dukung bersama,” tegas Legislator PKB ini.
Mengenai pertemuan Presiden Prabowo dengan Zidane di Davos, bagi Lalu Hadrian, hal itu semakin menunjukkan keseriusan pemerintah membangun ekosistem sepak bola nasional.
“Presiden tidak hanya memikirkan prestasi jangka pendek, tetapi membangun fondasi dari sekolah. Ini sinyal kuat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, akan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo membicarakan rencana setiap sekolah baru harus ada lapangan bola, saat bertemu legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.
Dalam pertemuan selama 45 menit itu, Presiden mendiskusikan berbagai rencana pengembangan sepak bola Indonesia serta keinginannya agar setiap sekolah baru memiliki lapangan sepak bola yang dapat dimanfaatkan siswa dan anak-anak di sekitar sekolah.