Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun Momentum Perkuat Cadangan Energi Nasional

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah diingatkan tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan jangka pendek menyusul turunnya harga minyak dunia. 

Menurut Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, penurunan harga saat ini tidak boleh dibaca secara dangkal sebagai kondisi aman, mengingat dinamika geopolitik global yang masih sangat fluktuatif.

Ratna menilai, konflik kawasan, ketegangan antarnegara produsen energi, hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter global dapat sewaktu-waktu membalikkan tren harga minyak secara drastis. 


Oleh karena itu, pemerintah justru perlu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat cadangan energi nasional, bukan sekadar menyesuaikan harga atau menunda langkah strategis.

“Harga minyak yang turun bukan sinyal untuk lengah. Ini justru waktu yang tepat bagi negara untuk mengamankan pasokan dan memperbesar cadangan, karena situasi geopolitik global masih jauh dari stabil,” tegas Ratna di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa kebijakan energi harus berpijak pada ketahanan jangka panjang, bukan hanya kalkulasi fiskal sesaat. 

"Saya selalu ingatkan bahwa ketergantungan terhadap impor dan lemahnya cadangan strategis punya risiko besar jika terjadi lonjakan harga mendadak di masa depan," ujarnya.

Ratna juga mendorong pemerintah untuk lebih transparan dalam pengelolaan cadangan energi, serta melibatkan pengawasan DPR agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan nasional dan keberlanjutan ekonomi.

Sekretaris DPP PKB bidang SDA itu menilai bahwa selama ini pemerintah cenderung reaktif terhadap fluktuasi harga energi global, alih-alih membangun skema antisipatif yang konsisten. Ia mengingatkan bahwa kegagalan membaca risiko geopolitik bisa berujung pada kebijakan tambal sulam yang membebani APBN dan masyarakat.

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa kritik ini harus dibaca sebagai dorongan perbaikan, bukan penolakan kebijakan. Pemerintah diminta menjadikan momentum harga murah sebagai investasi strategis, memperkuat cadangan nasional, memperbaiki tata kelola energi, dan mengurangi kerentanan Indonesia terhadap guncangan eksternal.

“Yang kita butuhkan bukan kebijakan populis sesaat, tetapi strategi energi nasional yang disiplin, terukur, dan tahan krisis,” pungkasnya.

Harga minyak dunia ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan di Senin, 26 Januari 2026. Dilansir dari Reuters, Brent Crude turun 0,4% ke US$65,59. Sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,7% ke US$60,63.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya