Berita

Suasana rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri dan jajaran (RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 14:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakan tegas terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu. Pernyataan ini disampaikan saat rapat kerja (raker) Komisi III DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

“Institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus,” tegas Listyo.

Kapolri menilai posisi Polri yang saat ini langsung bertanggung jawab kepada Presiden merupakan kedudukan paling ideal dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.


Ia bahkan mengungkapkan bahwa pernah ada pihak yang menawarkan dirinya menjabat sebagai Menteri Kepolisian. Namun, Listyo menegaskan, ia lebih memilih menjadi petani daripada Polri harus berada di bawah kendali sebuah kementerian.

“Beberapa kali ada yang menyampaikan, ‘Pak, mau enggak Pak kapolri jadi Menteri Kepolisian?’ Saya tegaskan di hadapan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, dan seluruh jajaran, saya menolak polisi di bawah kementerian," katanya

"Dan kalaupun saya harus menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” sambung Listyo.

Pernyataan Kapolri ini langsung disambut tepuk tangan seluruh peserta rapat, termasuk Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

“Menyala ini, menyala ini, Pak Kapolri,” kata Habiburokhman menanggapi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya