Berita

Korban pemukulan oleh oknum prajurit TNI AL dievaluasi dari Talaud ke Rumah Sakit (RS) Prof. Dr. R. D. Kandou Manado (Dispen Kodaeral VIII)

Pertahanan

TNI AL Minta Maaf atas Dugaan Penganiayaan Warga di Talaud

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 10:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut (AL), khususnya Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh lima oknum prajurit terhadap seorang warga di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Kamis malam, 22 Januari 2026.

Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda (Laksda) TNI Dery Triesananto Suhendi, menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa insiden itu menjadi bahan evaluasi internal bagi TNI AL.

“Lanal Melonguane memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melaksanakan pembinaan kepada seluruh anggota TNI AL,” ujar Dery dalam keterangan resmi, dikutip redaksi, Senin 26 Januari 2026.


Sebagai bentuk pertanggungjawaban, seluruh korban pemukulan dievakuasi dari Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, ke Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Proses evakuasi dilakukan oleh Tim Kesehatan Kodaeral VIII pada Minggu kemarin dengan menggunakan kapal penumpang. Dery menjelaskan, para korban telah menerima penanganan awal sebelum diberangkatkan ke Manado.

“Korban mengalami luka akibat kejadian tersebut dan segera mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi menggunakan kapal penumpang dari Talaud ke Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan,” jelasnya.

Dery menambahkan, proses evakuasi berlangsung cepat dan aman. Setibanya di rumah sakit, para korban langsung memperoleh penanganan medis yang lebih intensif.

“Selama proses evakuasi, korban berada dalam kondisi stabil dan terus dipantau oleh petugas kesehatan Kodaeral VIII,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya