Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Nikkei Anjlok saat Investor Waspada pada Penguatan Yen

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak bervariasi pagi ini, Senin 26 Januari 2026, mengikuti tren Eropa dan Wall Street pad apenutupan Jumat pekan lalu. 

Fokus utama pasar tertuju pada dua hal, ketegangan dagang dan harga emas yang pecah rekor. 

Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen terhadap Kanada terkait kerja sama dengan China. PM Kanada, Mark Carney, telah menegaskan komitmennya untuk mendahului kepentingan perjanjian dagang Amerika Utara (CUSMA).


Harga emas spot melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, melewati 5.000 Dolar AS per ounce, karena investor mencari keamanan di tengah ketidakpastian geopolitik.

Di Jepang, Nikkei 225 anjlok 1,61 persen. Investor waspada terhadap penguatan Yen dan intervensi pemerintah.
Di Australia, indeks ASX 200 menguat tipis 0,13 persen. Di Korea Selatan, Kospi dibuka naik namun berbalik melemah 0,19 persen. 

IHSG diperkirakan bergerak variatif dengan peluang menguat terbatas (rebound) untuk menguji level psikologis 9.000. Namun, pasar tetap berisiko karena tingginya volatilitas.

Secara teknis, IHSG masih dalam jalur kenaikan (bullish) karena posisi indeks berada di atas rata-rata harga 20 hari (MA20).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya