Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Publika

Kekuatan Jokowi sudah Jauh Berkurang

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 04:01 WIB

MESKI terlihat masih kuat, tapi kekuatan Joko Widodo alias Jokowi sebetulnya sudah jauh berkurang daripada sebelumnya. 

Lihatlah, satu persatu kekuatan itu sudah mulai lepas dari genggaman Jokowi. Peraturan KPU yang melarang ijazah dibuka, ternyata KPU sendiri yang membatalkan.

Bahkan, putusan Komisi Informasi Publik (KIP) jelas sekali menegaskan bahwa ijazah pencalonan seseorang adalah dokumen publik, bukan dokumen pribadi yang tak boleh untuk diminta. Termasuk, pengadilan yang biasanya menolak gugatan tentang ijazah Jokowi. Kini, malah berlangsung di Solo.


Maka bisa dimaklumi saat Bareskrim menyimpulkan ijazah Jokowi identik, posisi ijazah yang ditampilkan justru seperti sengaja dilipat, bukan yang lurus dan bersih, supaya memang tak terlalu jelas. Itupun yang ditampilkan yang fotokopi bukan sekalian yang asli.

Setelah menyimpulkan ijazah Jokowi identik, Bareskrim langsung menutup laporan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dan ditindaklanjuti Polda Metro Jaya dengan penyelidikan dan penetapan tersangka Roy Suryo cs. Inilah yang disimpulkan Refly Harun sebagai kriminalisasi dalam kasus ini sejak awal. 

Karena, ijazah Jokowi belum dibuktikan keasliannya secara sah, tapi pentersangkaan sudah dilakukan seolah ijazah itu sudah dipastikan asli. Ini juga terlihat dari penetapan pasal-pasalnya. Pembuat UU ITE Hendry Subianto, merasa terpanggil untuk meluruskannya.

Maka Refly Harun sama sekai tak percaya kalau berkas Roy Suryo sampai di pengadilan, ijazah Jokowi akan dibuktikan keasliannya seperti dikatakan Mahfud MD. 

Paling hanya ditunjukkan seperti dalam gelar perkara, dan kliennya akan disidangkan dengan pasal-pasal itu.

Tapi, dengan tak secepat penanganan seperti dialami Bambang Tri dan Gus Nur dulunya, ini juga bukti jauh berkurangnya kekuatan Jokowi. 

Apalagi sorotan yang tak pernah lepas sedikitpun dari media. Ada saja sedikit perkembangan, apalagi kejanggalan, langsung disorot.

Pengakuan Rektor UGM, hasil survei yang menjulang tinggi bahwa orang percaya ijazah Jokowi asli, itu tak sedikitpun menyurutkan rasa ingin tahu orang apa yang terjadi sebenarnya.

Ijazah pembanding lain keluar, di samping teman-teman Jokowi. Intinya, tak begitu klop.

Memang, SP3 yang diterima Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bisa menunjukkan kekuatan Jokowi masih kuat, tapi efek dominonya, pengamat netral awalnya cenderung membela ijazah Jokowi seperti berbalik. Dia tak habis pikir, kenapa SP3 itu bisa terbit begitu mudah?

Meski perlu uji kertas, tinta, dan lain sebagainya, entah kenapa orang punya pertanyaan yang sama bahwa apa benar foto dalam ijazah itu adalah Jokowi? 

Ini seperti cocok dengan seloroh Rocky Gerung sejak awal, bahwa ijazahnya asli, tapi orangnya tidak. Hebat juga Rocky, ya.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya