Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo Boyong Investasi Rp90 Triliun dari Lawatan Eropa

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 09:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air dengan membawa hasil konkret dari kunjungannya ke sejumlah negara di Eropa. 

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dilaporkan mendarat di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Sejumlah pejabat yang menyambut Prabowo di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra.


Selama lawatan ke Eropa, Prabowo menjalani agenda strategis yang diarahkan untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus menarik investasi asing ke Indonesia. 

Kunjungan diawali ke Inggris dengan agenda pertemuan bersama Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III.

Dari kunjungan tersebut, Indonesia berhasil mengamankan tiga kesepakatan utama yang bernilai strategis. 

Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di sektor maritim. Ketiga, kesepakatan pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

Selain membawa pulang komitmen investasi, Presiden juga mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia nasional melalui kerja sama pendidikan tinggi. 

Kerja sama tersebut mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, serta program pertukaran dosen.

Usai dari Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026. 

Dalam forum ekonomi global tersebut, Prabowo memaparkan gagasan dan arah kebijakan ekonomi Indonesia di hadapan sekitar 1.000 CEO perusahaan besar dunia.

Paparan tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, meningkatkan kepercayaan investor, serta membuka peluang investasi baru di sektor energi hijau, ekonomi digital, dan sektor strategis lainnya.

Tak hanya menghasilkan capaian ekonomi, kehadiran Indonesia di Davos juga membawa hasil diplomatik penting melalui keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian. 

Terakhir Prabowo menghadiri undangan makan malam pribadi dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Alysee.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ini Penyebab Menteri KKP Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:09

War Tiket Kereta Lebaran Rentan Dimanfaatkan Calo

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:27

Pencabutan HGU Sugar Group Pulihkan Wibawa Negara

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:18

Menteri KKP Pingsan di Tengah Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:03

Bom Bunuh Diri Guncang Pesta Pernikahan di Pakistan, Tujuh Tewas

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:51

Iran Tak Bisa Diruntuhkan Lewat Tekanan Politik hingga Mobilisasi Massa

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:45

Sebagian Wilayah Jakarta Masih Terendam Banjir

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:23

KPK Hormati Upaya Praperadilan Sekjen DPR Indra Iskandar

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:15

Pemerintah Didesak Turun Tangan Atasi Banjir di Jalan Tol

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:33

Trump Ultimatum Kanada: Dagang dengan Tiongkok Dibalas Tarif 100 Persen

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya