Berita

Jet Tempur Dassault Rafale. (Foto: Wikipedia)

Pertahanan

Pengamat:

Tiga Jet Tempur Dassault Rafale Penting Buat Kedaulatan Udara Indonesia

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 17:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kedatangan tiga jet tempur Dassault Rafale pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk TNI AU diprediksi tinggal menunggu hitungan hari.

Hal itu mendapat apresiasi dari pengamat pertahanan dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.

“Pembelian 42 pesawat jet Rafale dan beberapa jet F-15 Ditujukan untuk penegakan kedaulatan wilayah udara Indonesia. Sebagaimana ketentuan internasional, pembelian pesawat jet tempur tidak saja untuk kepentingan tempur mendesak seperti halnya di Ukraina,” ucap Nuning akrab disapa.


Ia menyebut kepentingan kedaulatan dan penegakan hukum di wilayah udara Indonesia bisa dibilang sangat mendesak saat ini.

“Beberapa kali pelanggaran udara dilakukan oleh pesawat jet tak dikenal atau dikenal juga dengan Black Flight,” tegas Nuning.

Lanjut dia, sesuai hukum udara internasional, pemerintah Indonesia dan TNI AU wajib menyelenggarakan penegakan kedaulatan di wilayah udara, bahkan di wilayah ruang angkasa.

Menurut mantan Anggota Komisi I DPR ini, jumlah pesawat jet tempur yang akan dibeli juga masih dalam kategori minimal karena kalkulasinya hanya untuk beroperasi pada ruang udara di atas wilayah daratan dan lautan Indonesia.

“Diplomasi pertahanan yang dijalankan Presiden Prabowo ke sejumlah negara terbilang terobosan yang cerdas. Beliau mampu melakukan diskusi ilmiah langsung dengan para menteri pertahanan negara-negara maju. Kemampuan komunikasi dan bahasa internasional yang dikuasai mendukung diplomasi pertahanan,” pungkas dia.

Sebelumnya Kepala Biro Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa kedatangan jet tempur generasi 4,5 produksi Prancis tersebut terjadi dalam waktu dekat. 

"Sesuai rencana dan apabila tidak ada perubahan, kedatangan batch awal dijadwalkan pada akhir Januari 2026," ucap Rico kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
                    

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya