Berita

Salah satu tangan Presiden AS Donald Trump terlihat memar di Davos, Swiss. (Foto: Daily Express US)

Global

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 15:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penampilan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting di Davos, Swiss, menyita perhatian publik, setelah sejumlah foto yang beredar memperlihatkan memar gelap di tangan kiri Trump.

Kondisi tersebut memicu berbagai spekulasi, karena sebelumnya Trump juga pernah terlihat memar ketika menghadiri sejumlah acara resmi. Dikutip dari AFP, pada beberapa kesempatan lalu, memar bahkan sempat tampak di tangan kanan Trump.

Pihak Gedung Putih sebelumnya menjelaskan bahwa memar yang kerap muncul di tangan Trump berkaitan dengan aktivitas berjabat tangan yang intens serta konsumsi aspirin untuk menjaga kesehatan jantung. Aspirin dosis tinggi diketahui dapat meningkatkan kecenderungan memar pada kulit.


Namun terkait memar di Davos, Trump secara langsung membantah spekulasi yang muncul di publik, dengan mengatakan bahwa dirinya terbentur meja.

"Saya terbentur meja. Saya mengoleskan sedikit, apa namanya? Krim. Tapi saya terbentur,” kata Trump kepada wartawan.

Trump kemudian menjelaskan bahwa konsumsi aspirin dosis tinggi membuat dirinya lebih mudah mengalami memar.

"Saya akan mengatakan, minumlah aspirin jika Anda menyayangi jantung Anda, tetapi jangan minum aspirin jika Anda tidak ingin mengalami sedikit memar," ujar Trump kepada wartawan di Air Force One.

"Saya minum aspirin dosis tinggi, dan ketika Anda minum aspirin dosis tinggi, mereka memberitahu Anda, Anda akan mengalami memar. Dokter berkata, 'Anda tidak perlu minum itu, Pak, Anda sangat sehat'. Saya berkata, 'Saya tidak mau mengambil risiko'," tuturnya.

Gedung Putih turut menguatkan penjelasan tersebut. Sekretaris Gedung Putih Karoline Leavitt memastikan bahwa memar terjadi akibat benturan saat acara berlangsung.

"Pada acara Dewan Perdamaian hari ini di Davos, Presiden Trump membenturkan tangannya pada sudut meja untuk penandatanganan, menyebabkan memar," kata Karoline Leavitt.

Selain itu, pejabat Gedung Putih juga membagikan sejumlah foto Trump di Davos pada Rabu dan Kamis pagi yang menunjukkan tidak adanya memar di tangan Trump. Beberapa rekaman video bahkan memperlihatkan bahwa di awal prosesi penandatanganan Dewan Perdamaian, kondisi tangan Trump masih tampak normal.

Namun sekitar 10 menit setelah Trump duduk dan menandatangani sejumlah dokumen, memar di tangan kirinya mulai terlihat jelas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya