Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Dikutip dari Yonhap News, Sabtu 24 Januari 2026, kasus ini terungkap saat lembaga pemerintah tersebut melakukan audit rutin terhadap aset sitaan. Dalam pemeriksaan itu, ditemukan bahwa sejumlah besar Bitcoin yang sebelumnya disita telah hilang.
Hasil audit internal menunjukkan bahwa kehilangan Bitcoin ini terjadi akibat kebocoran kata sandi. Seorang pegawai diketahui menjadi korban serangan phishing, setelah mengakses situs web palsu yang menyerupai situs resmi.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
UPDATE
Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25
Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18
Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54
Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31