Berita

Direktur Utama Agrinas Palma Jenderal TNI (Purn.) Agus Sutomo di peringatan HUT ke-1 Agrinas Palma di Menara Palma, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Setahun Berdiri, Agrinas Palma Kelola 1,7 Juta Hektare Lahan Sawit Sitaan Negara

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 21:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

PT Agrinas Palma Nusantara menorehkan capaian penting di tahun pertamanya dengan mengelola 1,7 juta hektare lahan kelapa sawit hasil sitaan negara.

Capaian tersebut disampaikan Direktur Utama Agrinas Palma Jenderal TNI (Purn.) Agus Sutomo, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Agrinas yang digelar di Lantai 6 Menara Palma, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026. 

Dijelaskan bahwa penyerahan lahan kelapa sawit hasil sitaan negara oleh Kejaksaan Agung kepada Agrinas Palma dilakukan dalam lima tahapan sejak Maret 2025. 


"Terakhir kemarin tanggal 23 Desember 2025. Sekarang sudah seluas setaraan mitrasi 1,7 juta hektare. Tetapi yang ada pohonnya 774 ribu hektare. Itulah yang kita kelola,” jelasnya.

Dari pengelolaan tersebut, Agrinas berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif dengan pendapatan dalam setahun mencapai Rp4,3 triliun.

“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan revenue Rp4,3 triliun, dengan keuntungan bersih Rp1,6 triliun. Kita sudah menyumbang ke kas negara Rp530 miliar,” ungkap Agus.

Dalam kesempatan itu, Agus menegaskan komitmen Agrinas Palma untuk menjadi garda terdepan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada energi nasional. 

“Agrinas Palma tetap komitmen menjadi garda terdepan dalam mendukung swasembada energi nasional, sehingga mimpi Bapak Presiden Prabowo lima tahun ke depan Indonesia harus punya kemandirian di bidang energi bisa terwujud,” tandasnya.

Peringatan HUT ke-1 Agrinas Palma Nusantara diisi dengan kegiatan tasyakuran, santunan anak yatim dan piatu, serta ramah tamah bersama karyawan dan pemangku kepentingan, disertai tausiyah. 

Selain di Jakarta, rangkaian kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di Riau, Kalimantan Barat, dan Padang Lawas, meliputi sunatan massal, pengobatan gratis, pasar rakyat, pembagian sembako murah, penanaman pohon, penyediaan air bersih, serta bantuan sarana sosial dan pendidikan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya