Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (tengah) Foto: Dokumen Kemenag

Nusantara

Indonesia Jadi Epicentrum Baru Peradaban Islam: Al-Azhar Siap Kirim Ratusan Dosen Bahasa Arab

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membawa kabar baik usai menunaikan mandat Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ke Mesir. Indonesia dan Mesir sepakat memperkuat sinergi strategis, di mana institusi tersohor Al-Azhar berkomitmen mendukung penuh peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan di tanah air.

Menag mengungkapkan bahwa Al-Azhar siap memberikan asistensi bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), baik negeri maupun swasta, guna memastikan standar lulusan yang kompeten. Bentuk dukungan nyata ini mencakup pengiriman tenaga pendidik ahli secara masif.

"Al-Azhar bersedia mengirim dosen-dosen yang diperlukan Indonesia, terutama untuk Bahasa Arab. Sebanyak 200 hingga 1.000 tenaga ahli dari Mesir siap datang ke Indonesia," ujar Menag Nasaruddin di Tangerang, Kamis 22 Januari 2026. 


Kerja sama ini akan diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) saat delegasi Pemerintah Mesir berkunjung ke Indonesia pada April 2026 mendatang.

Selain sektor pendidikan, kunjungan tersebut juga membuahkan apresiasi internasional bagi Indonesia. Dalam pertemuan dengan para ulama dunia dan Menteri Wakaf Mesir, Usamah Al-Sayyid Al-Azhari, Indonesia diakui sebagai negara paling strategis untuk memimpin pengembangan sains dan teknologi dalam peradaban Islam modern.

Fokus utama pembahasan tertuju pada tantangan Artificial Intelligence (AI). Menag menekankan pentingnya mengantisipasi teknologi agar menjadi kekuatan peradaban, bukan justru melemahkannya.

“Indonesia dituntut dan ditantang untuk menjadi epicentrum baru bagi pengembangan peradaban dunia Islam modern,” tegas Menag.

Para ulama internasional melihat Indonesia sebagai wilayah yang paling aman dan kondusif untuk menyatukan nilai-nilai agama dengan kemajuan teknologi modern. Pengakuan ini memposisikan Indonesia bukan sekadar pengikut, melainkan pemain utama yang mengarahkan masa depan peradaban Islam di tengah disrupsi digital.

"Al-Azhar sangat mendukung kerja sama kedua negara, bukan saja soal pendidikan, tapi juga sebagai sesama negara mayoritas Muslim yang moderat," pungkas Menag.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya