Berita

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan. (Foto: Dokumen RMOL)

Politik

Pemerintahan Presiden Prabowo Bukan Reinkarnasi Orde Baru

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepastian bahwa sistem pemilihan presiden (pilpres) tetap dilakukan secara langsung pada 2029 membantah anggapan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan reinkarnasi rezim Orde Baru (Orba).

Pengamat politik Yusak Farchan menilai penegasan tersebut, yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menunjukkan sikap tegas menolak wacana pengalihan pemilihan presiden ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

“Dengan penegasan tersebut, saya kira pemerintahan Prabowo tidak bisa disebut sebagai reinkarnasi Orde Baru,” ujar Yusak kepada RMOL, Jumat 23 Januari 2026.


Menurut Yusak, pernyataan Dasco yang membantah isu pilpres melalui MPR sejalan dengan kehendak masyarakat. Ia menilai pemerintahan Presiden Prabowo tetap memegang teguh prinsip kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi elektoral.

“Keresahan banyak pihak yang tidak menginginkan Presiden dipilih oleh MPR sudah dijawab oleh Don Dasco,” tutur Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) tersebut.

Ia menambahkan, pernyataan Dasco dapat menjadi jaminan politik bahwa tidak ada agenda tersembunyi untuk mengubah mekanisme pemilihan presiden.

“Kalau Don Dasco yang bicara, saya kira itu sudah menjadi semacam garansi, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Yusak menilai penegasan bahwa presiden tetap dipilih langsung oleh rakyat memberikan kepastian bahwa pemerintah dan DPR tidak berniat mengubah sistem pilpres.

“Tentu kita menyambut gembira penegasan tersebut, karena negara tetap menjamin terpenuhinya hak-hak politik rakyat, yaitu hak untuk memilih Presiden,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya