Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Singapura Siap Blokir Pelancong Tak Penuhi Syarat Perjalanan

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 12:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Singapura akan menerapkan aturan keamanan baru yang mewajibkan maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk mencegah penumpang yang dianggap tidak memenuhi syarat masuk agar tidak naik pesawat menuju negara tersebut.

Kebijakan ini diumumkan oleh Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan Perbatasan Singapura (Immigration and Checkpoints Authority/ICA) sebagai bagian dari upaya memperketat keamanan perbatasan yang akan berlaku mulai 30 Januari 2026.


Penolakan Dilakukan Sebelum Keberangkatan

Penolakan Dilakukan Sebelum Keberangkatan

Selama ini, pelancong yang bermasalah biasanya baru ditolak setelah tiba di bandara tujuan. Dengan aturan baru ini, Singapura akan menghentikan mereka sejak dari bandara asal, sebelum pesawat berangkat.

Menurut ICA, langkah ini penting untuk mencegah potensi ancaman masuk ke wilayah Singapura.

“Kebijakan ini memperkuat keamanan perbatasan Singapura dengan mencegah potensi ancaman mencapai negara kami sejak awal,” ujar ICA, dikutip dari Bangkok Post, Jumat 23 Januari 2026.


Wajib Kartu Kedatangan Elektronik

Semua pelancong ke Singapura wajib mengisi kartu kedatangan elektronik (e-arrival card) paling lambat tiga hari sebelum tanggal kedatangan.

Data dari kartu tersebut akan diperiksa bersama manifes penumpang maskapai. Jika ditemukan pelancong yang tidak memenuhi syarat masuk, ICA akan memberi tahu maskapai dan memerintahkan agar penumpang tersebut tidak diizinkan terbang.
Bagi penumpang yang dilarang naik pesawat, mereka harus menghubungi ICA melalui halaman Facebook resmi untuk meminta persetujuan sebelum mengatur ulang penerbangan.


Sanksi Berat untuk Maskapai yang Melanggar

Maskapai yang tidak mematuhi aturan ini akan menghadapi denda hingga SGD 100.000 (sekitar Rp1,3 miliar) dan/atau hukuman penjara hingga enam bulan.

Singapura dikenal sebagai pusat keuangan, konvensi, dan hiburan di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data Singapore Tourism Board, sekitar 360.000 wisatawan asal Thailand berkunjung ke Singapura dari Januari hingga November tahun lalu.

Wisatawan asing terbanyak berasal dari China (hampir 3 juta orang), disusul Indonesia dengan sekitar 2,2 juta wisatawan.

Dengan aturan baru ini, pelancong di kawasan regional diimbau untuk memastikan seluruh dokumen perjalanan lengkap dan valid sebelum berangkat agar tidak mengalami penolakan sejak di bandara asal.

Populer

UPDATE

Selengkapnya