Berita

Universitas Borobudur

Nusantara

PDIH Universitas Borobudur Sabet Akreditasi Unggul Tertinggi Nasional

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Borobudur kembali menegaskan posisinya sebagai pilihan terbaik untuk studi lanjut S3 Ilmu Hukum di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Indonesia.

Predikat ini berdasarkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Program ini meraih predikat Akreditasi Unggul dengan nilai sempurna, yakni 375, tertinggi di kelasnya. 

Capaian tersebut sekaligus menempatkan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur sebagai yang terbaik di antara PTS penyelenggara program sejenis di Indonesia. Tidak hanya pada jenjang doktoral, Program Studi S1 dan S2 Ilmu Hukum Universitas Borobudur juga telah terakreditasi Unggul, mencerminkan konsistensi mutu akademik lintas jenjang.


“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Semoga pencapaian hari ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Prof. Dr. Faisal Santiago di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Sebagai Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, ia menekankan bahwa standar mutu menjadi prinsip utama dalam seluruh proses pembelajaran.

Saat ini, lanjut Prof. Faisal, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur memiliki 440 mahasiswa aktif dan 380 alumni, jumlah yang terus bertambah dan menjadi kekuatan strategis dalam memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum nasional, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

"Alumni program ini telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara," tegasnya.

Program ini didukung oleh lebih dari 25 dosen tetap serta para akademisi dan praktisi hukum nasional terkemuka. Selain pembelajaran di kampus, PDIH Universitas Borobudur secara rutin menyelenggarakan kuliah dan lecturing internasional di berbagai world class university, antara lain Utrecht dan Leiden University (Belanda), Leeds dan Oxford University (Inggris), Kansai Gaidai University (Jepang), Thammasat University (Thailand), serta Youngsan dan Hankuk University (Korea Selatan).

Fasilitas akademik juga menjadi keunggulan tersendiri. Sarana dan prasarana modern, akses internet berkecepatan tinggi, serta ketersediaan data riset internasional yang dapat diakses secara gratis oleh mahasiswa mendukung proses penelitian dan penulisan disertasi secara optimal. Program ini juga rutin menyelenggarakan International Conference setiap semester, yang menjadi bagian integral dari atmosfer akademik global.

Selain akreditasi Unggul dari BAN-PT, Universitas Borobudur juga telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, sebagai bukti nyata tata kelola institusi yang profesional dan berstandar internasional.

Ke depan, Program Pascasarjana Universitas Borobudur akan kembali menyelenggarakan International Conference pada 25 April 2026 yang wajib diikuti mahasiswa. Selanjutnya, pada 2 November 2026, akan dilaksanakan kegiatan lecturing internasional ke Leiden dan Utrecht University, dilanjutkan dengan studi peradilan dan penegakan hukum di Milan serta kunjungan akademik ke Euronext (pasar modal) di Prancis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya