Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Indeks Dolar Melemah, Pasar Cermati Sikap Trump

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York ditutup melemah, pada perdagangan Kamis 22 Januari 2026 waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Pelemahan ini terjadi setelahsetelah Presiden Donald Trump menarik ancaman tarif serta menegaskan tidak akan merebut Greenland dengan kekuatan militer. Meredanya ketegangan geopolitik terkait Greenland ini membuat indeks Dolar AS (Indeks DXY) turun 0,41 persen ke 98,36.

Dolar AS melemah terhadap Euro dan Poundsterling. 


Euro tercatat berada di level 1,1750 Dolar AS per Euro, menguat sekitar 0,03 persen. Poundsterling Inggris diperdagangkan di kisaran 1,3496 Dolar AS per Pound, mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,04 persen. 

Yen Jepang juga bergerak melemah terhadap Dolar AS, dengan nilai tukar berada di level 158,52 Yen per Dolar AS, naik 0,07 persen.

Sementara itu, Rupiah melemah terhadap Dolar AS, dengan nilai tukar berada di level Rp16.895,50 per Dolar AS atau turun 40 poin, setara pelemahan 0,24 persen.

Adapun Yuan China relatif stabil dengan nilai tukar di level 6,9685 per dolar AS, menguat tipis sekitar 0,06 persen.

Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS melaporkan belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi, meningkat 0,5 persen pada November, sama seperti kenaikan pada Oktober. 

Dolar Australia melonjak ke level tertinggi dalam 15 bulan, didukung data yang menunjukkan penurunan tak terduga pada tingkat pengangguran.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya