Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berpidato di World Economic Forum (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube The Guardian)

Bisnis

Gaya Top Gun Macron di Davos Bikin Saham Produsen Kacamata iVision Melonjak

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham iVision Tech SpA melonjak hampir 28 persen dalam satu hari perdagangan. Kenaikan tajam ini bahkan menambah sekitar 3,5 juta Euro (sekitar Rp68,9 miliar) pada nilai kapitalisasi pasar perusahaan asal Italia tersebut.

Dikutip dari Reuters, Jumat 23 Januari 2026, pemicu lonjakan saham ini datang dari hal yang tak biasa, yaitu penampilan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Saat berpidato di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, ia tampil mengenakan kacamata hitam model aviator. Gayanya langsung viral di media sosial dan memunculkan banyak meme, bahkan disamakan dengan film legendaris “Top Gun” yang dibintangi Tom Cruise.

iVision Tech, yang memiliki merek kacamata mewah Prancis Henry Jullien, mengonfirmasi bahwa kacamata yang dikenakan Macron adalah model Pacific S 01, yang dijual seharga 659 Euro di situs resminya. CEO iVision Tech, Stefano Fulchir, menyebut fenomena ini sebagai “wow effect” yang berdampak langsung pada pergerakan saham perusahaan.


“Ini jelas menciptakan efek kejut pada saham,” kata Fulchir. Ia juga mengaku bisa mengenali kacamata tersebut karena pernah mengirimkannya langsung kepada Macron pada 2024.

Kehebohan di media sosial semakin memperbesar dampaknya. Komentar dan spekulasi bermunculan, bahkan Presiden AS Donald Trump ikut menanggapi penampilan Macron. 

Meski demikian, kantor kepresidenan Prancis menjelaskan bahwa Macron memakai kacamata hitam di dalam ruangan untuk melindungi mata akibat pembuluh darah yang pecah, tanpa mengonfirmasi mereknya.

Sebelum lonjakan besar pada Kamis, saham iVision Tech sudah naik hampir 6 persen pada Rabu, hingga sempat dihentikan sementara perdagangannya (trading halt) oleh bursa karena kenaikan yang terlalu cepat. Saham kembali diperdagangkan sebentar keesokan harinya sebelum kembali dihentikan, dan kini tercatat menuju kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya