Berita

Eks Menpora Dito Ariotedjo. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Hukum

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Korupsi Kuota Haji

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 08:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menyeret nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dalam pusaran skandal dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023-2024. Hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, Dito dijadwalkan diperiksa penyidik KPK sebagai saksi.

“Benar, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Sdr. DA, eks Menteri Pemuda dan Olahraga, dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji,” kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo.

Budi mengatakan penyidik KPK meyakini Dito Ariotedjo akan kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan.


“Pada prinsipnya, keterangan saksi sangat dibutuhkan untuk membuat terang perkara yang sedang ditangani,” ujarnya.

Pemanggilan Dito menambah panjang daftar tokoh yang terseret dalam dugaan korupsi kuota haji usai KPK menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka pada 9 Januari 2026. Nama Dito disebut-sebut berperan dalam proses negosiasi kuota tambahan haji Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi pada 2023.

Untuk diketahui, Dito pada pekan keempat Desember 2025 digugat cerai oleh istrinya, Niena Kirana Riskyana, yang merupakan anak pemilik biro perjalanan umrah dan haji Maktour, Fuad Hasan Masyhur. Fuad Hasan sendiri telah berkali-kali diperiksa KPK dan dicegah bepergian ke luar negeri karena Maktour ikut menikmati penambahan kuota haji khusus.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi menyebut Dito berada di lingkar inti pembahasan kuota tambahan 20 ribu jamaah yang justru tidak melibatkan Yaqut Cholil sebagai Menteri Agama.

Islah mengaku mendapatkan pengakuan langsung dari Yaqut bahwa Presiden Joko Widodo yang memimpin langsung pembahasan kuota tambahan dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, dan memilih mengajak Dito Ariotedjo.

“Yang diajak Presiden itu Dito, bukan Menteri Agama,” ujar Islah, dikutip dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored.

Selain Dito, Jokowi juga disebut mengajak Erick Thohir yang kala itu menjabat Menteri BUMN, serta Pratikno selaku Menteri Sekretaris Negara.

Islah juga mengungkapkan bahwa Yaqut sempat berniat hadir memberikan keterangan dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR terkait evaluasi penyelenggaraan haji 2024, khususnya soal pembagian kuota tambahan 20 ribu jamaah.

Namun rencana urung terlaksana. Jokowi melarang Yaqut hadir dengan menugaskannya menggantikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Perdamaian Dunia di Prancis.

Perjalanan dinas yang semula dijadwalkan tiga hari itu diperpanjang hingga 24 hari atas arahan Presiden. Langkah tersebut kata Islah sebagai upaya mengulur waktu hingga masa kerja pansus DPR berakhir.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya