Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Realisasi Anggaran ESDM 2025 Capai 91,32 Persen, PNBP Minerba Lampaui Target

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melaporkan bahwa serapan anggaran kementeriannya sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 13,19 triliun. Angka ini merepresentasikan 91,32 persen dari total pagu neto yang ditetapkan sebesar Rp 14,44 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam agenda rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis 22 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa terdapat selisih anggaran yang tidak terserap akibat kebijakan efisiensi dari bendahara negara.

“Dari total anggaran Rp14 triliun lebih itu, realisasinya 91,32 persen. Sisanya sebagian diblokir oleh Kementerian Keuangan sekitar kurang lebih Rp1,5 triliun,” ungkap Bahlil di Kompleks Parlemen.


Penggunaan anggaran tersebut terbukti efektif dalam mendukung pencapaian indikator energi nasional. Beberapa poin keberhasilan yang disoroti meliputi; 

- Lifting Minyak: Realisasi mencapai 605,3 ribu barel per hari, sedikit melampaui target APBN 2025 yang dipatok sebesar 605 ribu barel per hari.

- Sektor Minerba: Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara mencatatkan hasil impresif di tengah ketidakpastian harga global.

Terkait pendapatan negara ini, Bahlil merinci, PNBP di sektor minerba dari target sekitar Rp 127,4 triliun, realisasinya sebesar Rp 138,3 triliun.

Dari sisi manfaat langsung bagi masyarakat, Kementerian ESDM mengucurkan dana sekitar Rp 4 triliun untuk pemerataan akses energi melalui program listrik desa. Sepanjang 2025, program ini berhasil membangun infrastruktur listrik di 1.516 lokasi desa/dusun serta memberikan bantuan pasang baru listrik bagi 205.968 rumah tangga yang membutuhkan.

Kinerja di tahun 2025 akan menjadi landasan bagi Kementerian ESDM dalam menjalankan program kerja tahun 2026 dengan pagu anggaran yang telah dipertajam menjadi Rp 9,34 triliun. 

Fokus utama pemerintah ke depan tetap konsisten pada penguatan kedaulatan energi nasional, ketahanan energi, dan keberlanjutan program listrik desa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya